Oct 10, 2012

Acara Adat Pernikahan Kabupaten Kampar

ACARA ADAT PERNIKAHAN DI KABUPATEN KAMPAR


Di Kabupaten Kampar dari zaman ninik mamak terdahulu, apa bila ada saudara sekampung yang hendak menikah, maka Keluarga mempelai wanita melaporkan kepada Ninik Mamak tentang pernikahan yang akan dilakukan. Ninik mamak yang bersangkutan memanggil anak Ponakannya untuk mengadakan rapat atau disebut juga dengan "Bakampuong" dalam Bakampuong ini ninik mamakbeserta anak ponakan melakukan iuran untuk membantu keluarga mempelai wanita dalam menyiapkan acara tersebut. anak ponakan selain membantu secara materi juga bergotong royong untuk mencari kayu atau apapun persiapan resepsi pernikahan tersebut. setelah semuanya rampung maka keluarga dari mempelai wanita yang hendak menikah harus memanggil para tetangga kampung untuk membantu kegiatan memasak yang dilakukan 3 hari ataupun sehari sebelum acara resepsi pernikahan berlangsung (hitungan ini tergantung dari keluarga mempelai), karena masyarakat kampar sejak dulu dikenal dengan cara bergotong royong ini pula, maka di kampar jarang sekali yang melakukan "catering" untuk acara pernikahan.

- Acara Shalawatan (Badiqiu)


Badiqiu merupakan suatu acara Budaya sakral yang dilakukan oleh para tokoh-tokoh dan sesepuh adat pada malam hari sebelum acara resepsi pernikahan dilakukan, agar acara pernikahan ini berlangsung dengan hikmat dan keluarga yang baru menjadi keluarga yang utuh hingga akhir hayat.

- Acara Pengantaran Pihak Lelaki ke rumah Pihak Perempuan (Ba'aghak)

Dengan dentuman Rebana dari para tokoh adat ini, menambah kehikmatan nilai budaya yang sakral pada acara pengantaran Pihak Lelaki ke rumah Pihak Perempuan, biasanya shalawatan selalu di kumandang kan hingga akhirnya Pihak Lelaki sampai kerumah Pihak Perempuan.


Akhirnya Mempelai Lelaki sampai juga ke rumah Mempelai Perempuan, dan mereka langsung dipertemukan kemudian di persandingkan.

- Acara Pengantaran Pihak Lelaki dengan membawa Hantaran (Jambau)


Seperti adat di daerah lainnya, hantaran juga berlaku di kabupaten kampar, tetapi tidak terlalu mengikat, "jika mempelai lelaki tidak mampu untuk memberikan hantaran, maka ini tidak di wajibkan untuk membawa hantaran (Jambau), ini bisa kita temui di beberapa daerah saja di kabupaten kampar.
=======================
Dalam tulisan ini tentu masih banyak kekurangan disana sini. Mohon masukan dari para pembaca yang lebih paham tentang Acara Adat Pernikahan di Kabupaten Kampar.
































No comments:

Post a Comment

Type your comment here

PERISAI BPJS KETENAGAKERJAAN

PERISAI BPJS KETENAGAKERJAAN Yang lain udh pada mendaftar karena peduli dgn masa depan..  KAMU?? iyaa KAMUU?? Kecil bayarnya...